Hentikan Aksi Perundungan!

DATA KPAI TENTANG PELANGGARAN TERHADAP PERLINDUNGAN ANAK

Kasus pelanggaran terhadap perlindungan anak hingga Agustus 2023 mencapai angka ribuan. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat terdapat sebanyak 2.355.

Dari jumlah tersebut rinciannya yaitu anak sebagai korban bullying/perundungan 87 kasus, anak korban pemenuhan fasilitas pendidikan 27 kasus, anak korban kebijakan pendidikan 24 kasus, anak korban kekerasan fisik dan/atau psikis, 236 kasus, anak korban kekerasan seksual 487 kasus, serta masih banyak kasus lainnya yang tidak teradukan ke KPAI.

Sedikitnya ada 136 kasus kekerasan di lingkungan pendidikan data dari yang terekam pemberitaan media massa dengan total 134 pelaku dan 339 korban yang 19 orang di antaranya meninggal dunia. Data ini dihimpun Yayasan Cahaya Guru pada 1 Januari-10 Desember 2023 melalui pemantauan pemberitaan media massa tersertifikasi Dewan Pers.

HARI ANTI-BULLYING INTERNASIONAL

Dilansir situs National Today, peringatan Hari Anti Bullying Sedunia berawal dari ide David Shepherd dan Travis Price di Nova Scotia, Kanada. Pada tahun 2007, mereka membeli dan membagikan 50 kaus merah muda untuk menunjukkan dukungan mereka kepada Jadrien Cota.

Jadrien Cota adalah siswa laki-laki yang dibully dengan kejam pada hari pertama sekolah karena mengenakan kemeja merah muda. Sejak itu, orang-orang mengenakan kemeja merah jambu, ungu, atau biru untuk melawan perundungan.

Lantas, PBB pun menetapkan 4 Mei sebagai Hari Anti-Bullying Sedunia. Peringatan ini mengingatkan kita untuk membela siapa pun yang menghadapi perundungan tanpa memandang ras, jenis kelamin, atau usia.

Bullying bisa berupa pengucapan kata-kata kasar atau juga dilakukan secara fisik (memukul, mendorong atau mengambil barang seseorang). Membiarkan seseorang keluar dari suatu kelompok atau mengabaikan mereka juga merupakan intimidasi yang bisa menjadi awalan dari tindakan bullying.

Bullying bisa membuat para korbannya menjadi sedih, takut, hingga merasa kesepian. Oleh karena itu, Hari Anti-Bullying Sedunia menjadi pengingat untuk kita agar bersikap baik dan hormat kepada semua orang di sekitar kita. (*)

Narasi: Tim Nukaltim.id
Sumber data dan foto: Dari berbagai berita di media online

POPULER
Search