NUSANTARA – Ketua Pengurus Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Timur, H. Fauzi Ahmad Bahtar, menghadiri pelantikan pengurus Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (ASPARINDO) Kalimantan Timur yang digelar di Gedung Kemenko 3, Ibu Kota Nusantara (IKN), baru-baru ini.
Kehadiran H. Fauzi Ahmad Bahtar dalam agenda tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan tata kelola pasar yang profesional dan modern, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di Kalimantan Timur serta kawasan IKN.
Dalam kesempatan itu, Fauzi menegaskan pentingnya pengelolaan pasar yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.
“Kita berharap pengelolaan pasar di Kalimantan Timur semakin profesional, transparan, dan berdaya saing. Pasar rakyat harus menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat, terlebih di tengah pembangunan IKN yang terus berkembang,” ujar Fauzi.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, dan asosiasi pengelola pasar menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem perdagangan yang sehat dan berkelanjutan.
“Kolaborasi adalah kekuatan. Jika semua pihak bersinergi, maka pasar-pasar kita tidak hanya menjadi pusat transaksi, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi umat,” tegasnya.
Diketahui, selain menjabat sebagai Ketua PWNU Kaltim, H. Fauzi Ahmad Bahtar juga dipercaya sebagai Penasehat ASPARINDO Kaltim. Posisi tersebut dinilai strategis dalam memberikan masukan dan pandangan moral serta sosial terhadap arah pengembangan pengelolaan pasar di daerah.
Pelantikan pengurus ASPARINDO Kaltim di IKN menjadi momentum penting dalam memperkuat peran asosiasi dalam mendukung tata kelola pasar yang lebih tertata, modern, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (nk)
