Diskominfo Samarinda Belajar Agar Postingan Sosmednya Viral

AGAR KONTEN BAGUS: Agar informasi yang disampaikan Diskominfo Samarinda menjadi viral, mereka mengundang narasumber dari Yogyakarta.
AGAR KONTEN BAGUS: Agar informasi yang disampaikan Diskominfo Samarinda menjadi viral, mereka mengundang narasumber dari Yogyakarta.

SAMARINDA – Kehadiran media sosial tak sekadar digunakan untuk masyarakat umum saja. Keberadaannya pun sangat membantu organisasi pemerintahan untuk menyebarluaskan informasi. Sekaligus mengabarkan kemajuan pembangunan. Agar kualitas media sosial kian bagus, Dinas Komunikasi dan Informasi Samarinda punya gawe khusus.

OPD tersebut menghadirkan seorang trainer yang merupakan akademisi Universitas Amikon Yogyakarta Riski Damastuti menjadi pemateri dalam kegiatan Sosialisasi Peningkatan Komunikasi Kehumasan Melalui Pengelolaan Media Sosial Pemerintah Kota Samarinda di ruang rapat Diskominfo kota Samarinda, Sabtu (11/11/2023).

“Selama ini memang kita sudah aktif dalam memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan program-program pemerintah kota Samarinda dan kegiatan pembangunan termasuk aktifitas kepala daerah. Kita juga beberapa kali meraih penghargaan dan yang terakhir penghargaan keterbukaan informasi Tinar Buka yang diraih bapak Wali Kota. Tapi dalam menyampaikan informasi dan program pemerintah kota, bagaimana bisa seluas-luasnya dan tepat sasaran, sehingga pentingnya kegiatan hari ini,” ucap kepala Diskominfo kota Samarinda Dr Aji Syarif Hidayatullah dalam kesempatan membuka kegiatan yang terselenggara atas inisiasinya tersebut.

Dayat—demikian Aji disapa mengharapkan dalam kegiatan ini para pengelola media sosial Diskominfo selaku pengelola akun media sosial Pemkot Samarinda yang mana selama ini bekerja menganalisa suatu opini didalam media sosial bisa menjadi sebuah informasi penting dan kemudian bisa menjadi viral.

“Bagaimana cara agar bisa menjadi viral dan jangkauan lebih luas lagi, tentunya ada trik-triknya. Apakah itu caption ataupun teknik lainnya. Inilah yang akan disampaikan pemateri,” harap Dayat.

Sementara pemaparan materi berjudul Memaksimalkan Media Sosial disampaikan Riski Damastuti dengan pola berdiskusi yang dipandu moderator kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi Diskominfo Samarinda Syamsul Anwar.

Berbagai trik-trik bagaimana informasi yang didiseminasikan pengelola medsos Pemkot Samarinda bisa menjadi “viral” disampaikan dan dikupas tuntas Momki—demikian nama panggung dari trainer asal kota Gudeg ini.

Bukan hanya trik “menviralkan” saja, penting pula disampaikannya bagaimana mengukur kinerja media sosial, kapan membuka insight media sosial, mengenal impresi hingga engagement rate yang kerapkali terlupakan.

Begitu pula perihal produksi content disampaikan Momki kepada pengelola medsos Dinas Kominfo Samarinda, tidak terkecuali kepala Bidang Pengelolaan Pelayanan Informasi Euis Eka Aprilyani pun kembali serius menyimak paparan dan aktif berdiskusi.

“Hal penting dalam pengelolaan media sosial ini, bagaimana kita harus konsisten, update dan peka,” pungkas Trainer Government Transformation Academy (GTA) Kominfo. (adv/nk/diskominfo samarinda)

POPULER