SAMARINDA – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Timur akan menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) II masa khidmat 2023–2028 pada 18–19 Mei 2026 di Kantor PWNU Kalimantan Timur, Jalan Imam Bonjol No. 7 Samarinda. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peresmian Gedung PWNU Kaltim yang dijadwalkan dihadiri sejumlah tokoh penting NU dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Muskerwil II mengusung tema “Mengokohkan Jam’iyyah, Memberdayakan Jamaah, Meneguhkan Khidmah dan Kemandirian.” Forum ini menjadi momentum strategis bagi PWNU Kaltim untuk mengevaluasi program kerja selama tiga tahun terakhir sekaligus menyusun arah kebijakan organisasi ke depan.
Ketua PWNU Kaltim, H. M. Fauzi A. Bahtar, SH, dalam pengantar materi Muskerwil menegaskan bahwa forum ini penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, mempercepat program strategis, serta memastikan seluruh khidmah NU di Kalimantan Timur berjalan lebih progresif dan terukur.
Sementara itu, Steering Committee Muskerwil II yang dipimpin Dr. H. Rusman Ya’qub, S.Pd., M.Si menyebut materi Muskerwil disusun berdasarkan hasil Muskerwil I, rapat pleno Syuriyah dan Tanfidziyah, serta program kerja lembaga dan badan otonom NU di lingkungan PWNU Kaltim.
Dalam forum Muskerwil II ini, PWNU Kaltim akan membahas sejumlah program strategis, di antaranya penguatan Aswaja An-Nahdliyyah, pengembangan pendidikan dan pesantren, penguatan ekonomi warga NU, pembangunan klinik pratama, hingga pembentukan Badan Usaha Milik NU (BUMNU).
Selain itu, forum juga akan membahas rekomendasi strategis terkait peningkatan kualitas SDM Kaltim, penguatan ekonomi umat, dukungan terhadap pembangunan IKN, pemberantasan narkoba, hingga isu perubahan iklim dan lingkungan hidup.
Sejumlah tokoh nasional dan daerah dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain: Ketua PWNU Kaltim, H. M. Fauzi A. Bahtar, SH; Rais Syuriah PWNU Kaltim KH. Ali Cholil; Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas’ud, SE., ME; Wakil Gubernur Dr. Ir. H. Seno Aji., M.Si; dan Ketua Umum MUI Kaltim, KH. Muhammad Rasyid. Sementara dari PBNU, akan hadir Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf beserta rombongan, dan PWNU se Kalimantan.
Tokoh-tokoh tersebut dijadwalkan terlibat dalam sidang pleno, pembahasan rekomendasi, hingga agenda peresmian gedung baru PWNU Kaltim.
Berikut rangkaian agenda utama Muskerwil II PWNU Kaltim:
Senin, 18 Mei 2026
13.00–16.00 Wita: Registrasi peserta dan penyerahan mandat
19.00–20.30 Wita: Makan malam bersama
20.30–21.30 Wita: Pembukaan Muskerwil II PWNU Kaltim
21.30–22.00 Wita: Paparan program ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi NU
22.15–23.30 Wita: Evaluasi dan koordinasi program kerja PCNU, Banom dan Lembaga
23.30–04.30 Wita: Istirahat
Selasa, 19 Mei 2026
08.30–10.00 Wita: Pembahasan program prioritas bidang pendidikan, dakwah, kesehatan dan ekonomi
10.15–11.30 Wita: Pembahasan rekomendasi
11.30–12.00 Wita: Pembacaan dan pengesahan hasil Muskerwil II
13.30–14.00 Wita: Prosesi gunting pita dan kunjungan ruangan kantor PWNU Kaltim
14.00–16.00 Wita: Peresmian Gedung PWNU Kaltim dan penutupan Muskerwil II
20 Mei 2026: Check out peserta
Dalam agenda peresmian gedung, Gubernur Kaltim dan Ketua Umum PBNU dijadwalkan memberikan sambutan sekaligus arahan terkait penguatan peran NU dalam pembangunan daerah dan nasional.
PWNU Kaltim berharap Muskerwil II ini dapat menghasilkan program-program yang aplikatif, progresif, serta memperkuat kemandirian organisasi dan kesejahteraan jamaah Nahdliyyin di Kalimantan Timur. (*)
