Cie.., Pemkot Samarinda Mau ke Lain Hati

Dari kasus ini, sepertinya bank pelat merah ini mesti ambil pelajaran. Bangkit dari kursi empuk. Tidak terbuai dengan aneka penghargaan yang diraih.

Kita tahu, betapa segarnya penempatan dana oleh pemerintah daerah di BPD Kaltimtara. Saking segarnya, wangi sabun masih tercium meski selesai mandi. Dengan kas lancar sebesar itu, tiap bulan lagi, BPD Kaltimtara sebenrnya tidak terlalu dipusingkan mencari dana funding.

Duduk-duduk manis, tiap bulan uang kas dari pemerintah masuk.

Bagaimana bank lain tidak iri melihat kondisi ini. Tentu saja mereka tergoda ingin juga mengelola keuangan pemerintah daerah. Ya kita tidak bicara soal bahwa bank lain kini, mungkin tengah bersolek cantik-cantik agar Pemkot Samarinda terpincut. Tapi, bisa saja terjadi. Toh tetap pada koridor aturan bahwa penempatan dan pengelolaan uang pemerintah di tangan bank pelat merah.

Singkatnya, isu ini mesti jadi lecutan bagi manajemen BPD. Tak menutup kemungkinan, kepala daerah lain mengikuti jejak Pemkot Samarinda.

Jika ini terjadi, bisa miring kapal.

Dan BPD pun pasti sudah tahu dan mengantisipasi di setiap kejadian. Pemkot Samarinda pun sebenarnya, dilihat dari gelagatnya, seperti cek ombak. Apakah BPD sepakat dengan keinginan Pemkot sebagai nasabah.

Jika ternyata benar-benar pindah, lantas bagaimana kelanjutan saham Pemkot? Ini pasti bakal menjadi isu jauh lebih menarik.

Tapi, ya kita berharap semoga saja ketemu jalan sepakat. Semua bisa lancar seperti sedia kala, dan cukup rekening di bank saya saja yang alirannya tidak lancar. (*)

(Tulisan di atas adalah pandangan pribadi penulis dan menjadi tanggung jawab penulis yang bersangkutan)

  • Mediapreneur yang masih berupaya memantaskan diri dengan menyerap ilmu sebanyak-banyaknya.

POPULER
Search