Memperkenalkan Diplomasi Santri di Negeri Paman Sam (Resensi Buku “Diplomasi Santri”)

Buku Diplomasi Santri itu sendiri secara garis besar terbagi ke dalam dua bagian pembahasan.Bagian pertama membahas peranan dan kiprah diplomasi kaum ulama pesantren Nusantara pada abad ke-20 yang menampilkan sepak terjang diplomasi kalangan ulama pesantren melalui Komite Hijaz yang sangat melegenda.

       Bagian kedua buku itu membahas peranan dan kiprah diplomasi Nahdlatul Ulama pada abad ke-21 yang berfokus pada peran bridge builder (pembangun jembatan) dari jam’iyah terbesar di Indonesia, baik dari aspek alasan di balik pelibatan Nahdlatuul Ulama maupun dari sisi proses implementasinya.

Khusus terkait misi diplomasi Nahdlatul Ulama, pembahasannya didahului dengan peretasan akar masalah konflik berkepanjangan di wilayah Patani Thailand Selatan berdasarkan perspektif sejarah dan perspektif kebijakan Pemerintah Thailand terhadap kawasan itu.

Disebutkan, sebagian isi dan bahasan dari buku Diplomasi Santri itu disadur dari disertasi penulispada Program S3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (FIKOM UNPAD) Bandung.

Penulisnya, Dr. Arifi Saiman adalah seorang diplomat karier yang lahir di Dusun Kampung Baru, Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

Penulis menyelesaikan pendidikan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di kampung halamannya di Tempeh, lalu melanjutkan pendidikan sekolah menengah atas di Surabaya.Kemudian dia melanjutkan studi Strata 1 (S-1) di Jurusan Hubungan Internasional FISIP Universitas Jember dan lulus pada 1988.

Halaman Berikutnya

(Tulisan di atas adalah pandangan pribadi penulis dan menjadi tanggung jawab penulis yang bersangkutan)

  • Ketua Bidang Luar Negeri Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Kepala Biro Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA New York 1993-1998, dan Pemimpin Redaksi LKBN ANTARA 2016.

POPULER
Search