Sosialisasi Empat Konsensus Kebangsaan oleh Husin Jufrie di Berau

TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur menggelar sosialisasi Empat Konsensus Kebangsaan di Sekretariat Bersama, Jl. Pulau Panjang, Tanjung Redeb, Berau pada Jumat (14/11/2024) pukul 20.00 WITA. Acara ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Husin Jufrie, anggota DPRD Kalimantan Timur yang menggagas acara tersebut meminta kepada masyarakat agar sungguh-sungguh memperhatikan kondisi kemasyarakatan kita saat ini.

“Pentingnya sosialisasi wawasan kebangsaan ini untuk memperkokoh wujud nasionalisme kita sebagai warga bangsa Indonesia dengan nilai luhir yang tertanam sebagi jati diri kita sejak sekian lama,”ucapnya.

Sementara itu, pembicara utama Soswasbang, Emy Lestari Mansyur dari Kesbangpol Kabupaten Berau menekankan pentingnya pemahaman dan implementasi empat konsensus kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Empat konsensus kebangsaan adalah fondasi utama yang menyatukan bangsa kita. Pancasila sebagai ideologi, UUD 1945 sebagai dasar hukum, Bhineka Tunggal Ika sebagai asas persatuan, dan NKRI sebagai bentuk negara harus menjadi pedoman kita dalam bertindak dan bersikap,” ujar Emy di hadapan peserta.

Ia juga menyoroti relevansi UUD 1945 Pasal 27 Ayat 3 yang menegaskan hak dan kewajiban setiap warga negara untuk ikut serta dalam pembelaan negara.

“Dalam konteks kekinian, membela negara tidak hanya berarti angkat senjata, tetapi juga menjaga persatuan, menghormati keberagaman, dan berkontribusi dalam pembangunan,” tegasnya.

Selain itu, Husin menjelaskan tentang pentingnya memahami wawasan kebangsaan sebagai cara pandang yang memandang Indonesia sebagai kesatuan wilayah yang tidak terpisahkan, mencakup seluruh aspek kehidupan nasional.

“Wawasan kebangsaan mengajarkan kita untuk menghormati keberagaman dan menjaga persatuan dalam bingkai NKRI. Ini adalah modal penting untuk membangun bangsa yang kokoh dan harmonis,” tambahnya.

Acara ini juga membahas nilai-nilai luhur Pancasila yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjamin kemerdekaan beribadah tanpa diskriminasi, menghormati martabat manusia, solidaritas, hidup rukun, serta pengakuan terhadap kedaulatan rakyat dan partisipasi dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya.

Peserta yang hadir, terdiri dari tokoh masyarakat, pemuda, dan perwakilan organisasi setempat, menyambut baik kegiatan ini. Mereka berharap agar acara serupa dapat terus digelar untuk memperkuat semangat kebangsaan di tengah tantangan zaman.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda DPRD Provinsi Kalimantan Timur pada sosialisasi wawasan kebangsaan 1 tahun 2024. (*)

POPULER
Search