Abdunnur
Nama terakhir yang disebut-sebut adalah Abdunnur. Saat ini, ia merupakan Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) periode 2022 hingga 2026. Panjang perjalanan kariernya sebelum ia menjabat Rektor Unmul. Seperti apa?
Pria kelahiran Bulungan, 8 Maret 1967 ini mulai menempuh S1 di Fakultas Pertanian Unmul pada 1991. Lanjut ke Institut Pertanian Bogor menempuh S2 pada 1997. Sementara gelar S3 nya dia peroleh di Nihon University, Jepang, 2010 lalu.
Di Unmul, karirnya diawali sebagai Ketua Program Studi Sumber Daya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unmul (2000-2004). Dipercaya sebagai Ketua Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unmul (2004-2008). Pada 2008 hingga 2012, ia didapuk sebagai Wakil Dekan II di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unmul. Lanjut menjadi Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unmul periode 2012-2014. Menduduki posisi Wakil Rektor II sejak 2018 hingga akhirnya terpilih sebagai Rektor pada 2022 lalu.
Dari 3 kandidat usulan nama Pj Gubernur Kaltim ini, Abdunnur satu-satunya yang berasal dari kalangan akademis.
Kenapa Harus Ada PJ Gubernur?
Masa jabatan kepala daerah serentak berakhir pada 2023. Karena ketiadaan pilkada di tahun ini, makanya pemerintah melalui Kemendagri akan mengisi kekosongan dengan Penjabat (Pj).
Total ada 271 Pj yang dibutuhkan hingga didapat kepala daerah definitif hasil Pilkada Serentak 27 November 2024. Untuk 2022, butuh 101 Pj yang terdiri dari 7 provinsi, 76 kabupaten dan 18 kota. Kemudian di 2023 butuh 170 Pj untuk 17 provinsi, 38 kota dan 115 kabupaten.
Pj gubernur diusulkan Kemendagri kepada Presiden, sementara Pj bupati dan wali kota diusulkan oleh gubernur kepada Kemendagri. Pengisian Pj didasarkan pada tanggal habisnya masa jabatan kepala daerah.
Halaman Berikutnya
