UMKM Diminta Dongkrak Kualitas Jelang IKN Pindah ke Kaltim

Sektor UMKM diminta meningkatkan kualitas produk mendekati kepindahan IKN ke Kaltim (dok. Diskominfo Kaltim)

SAMARINDA. Ibu Kota Negara atau IKN segera pindah ke Kaltim. Agenda besar ini tentu membawa banyak berkah. Utamanya berkaitan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi di sisi timur Indonesia.
Ketua Tim Gubernur Untuk Pengawalan Percepatan Pembangunan (TGUP3), Adi Buchari Muslim pun meminta agar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bisa berbenah. Sebab sektor ini juga bakal dilirik oleh para warga yang pindah ke Benua Etam dari Jakarta.

“Jangan sampai UMKM kita nanti hanya jadi penonton saat IKN pindah ke Kaltim,” ujarnya pada Selasa (29/3).

Mantan kepala Bappeda Kaltim itu menguraikan proses pemindahan IKN dipastikan berimplikasi terhadap peningkatan produk barang dan jasa akibat peningkatan jumlah penduduk secara signifikan. Sebab itu, para pelaku UMKM di Kaltim harus bisa menangkap peluang ini dengan menghadirkan produk-produk berdaya saing dan berkualitas tinggi.

“Harus juga disadari, bahwa orang-orang yang masuk ke Kaltim tentu sudah melihat banyak produk berkualitas dengan berbagai daya tarik. UMKM kita pasti bisa memanfaatkan peluang ini,” tegasnya.

Dia mengatakan, produk UMKM Kaltim diharapkan juga bisa masuk ke IKN dengan mengisi furnitur perkantoran baik di istana maupun kantor-kantor kementerian dan BUMN. Caranya, UKM Kaltim juga harus go digital dan mampu bersaing dalam e-Katalog.

“Masalah pasar itu adalah persaingan. Kita harus menyiapkan UMKM kita menuju ke sana,” tegasnya lagi. (adv/kmf/pratama)

POPULER
Search