KUTIM – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Dr. Novel Tyty Paembonan, memberikan dukungan terhadap pelestarian kesenian daerah melalui sumbangan alat musik tradisional kepada SMPN 1 Sangatta Utara. Penyerahan alat musik ini disampaikan oleh Indra Sa’pang, seorang musisi lokal yang mewakili Dr. Novel, pada Senin (4/11/2024) di halaman SMPN 1 Sangatta Utara, bertepatan dengan perayaan Pesta Karya ke-10 sekolah tersebut.
Dr. Novel yang merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Kutim mengungkapkan kebahagiaannya dapat berkontribusi bagi perkembangan seni dan budaya di Kutim, khususnya bagi generasi muda di SMPN 1 Sangatta Utara. Saat dihubungi melalui sambungan telepon, ia menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para siswa untuk mempelajari dan melestarikan kesenian lokal.
“Saya senang bisa berbagi dan mendukung perkembangan kesenian di Kutim. Saya berharap bantuan alat musik ini dapat membantu siswa belajar mempertahankan tradisi dan kesenian kita. Semoga dari sini bisa lahir musisi yang dapat berprestasi di tingkat nasional, bahkan internasional,” ujar Dr. Novel.
Dr. Novel menyadari pentingnya upaya melestarikan budaya daerah, khususnya di kalangan anak muda. Menurutnya, pemberian alat musik tradisional ini tidak hanya sekadar bentuk bantuan, tetapi juga sebagai wujud nyata komitmen untuk mendukung pembinaan generasi muda agar tetap dekat dengan budaya lokal.
Pihak sekolah, khususnya Kepala SMPN 1 Sangatta Utara, Yetti Arika Desiviana, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Dr. Novel. Ia menganggap sumbangan ini sebagai bentuk dukungan penting dalam memperkuat program pendidikan berbasis seni budaya di sekolah.
“Bantuan alat musik tradisional ini sangat berarti bagi kami. Ini akan mendorong siswa untuk lebih bersemangat dalam mengeksplorasi seni budaya tradisional Kutim. Kami sangat mengapresiasi langkah Dr. Novel yang peduli dengan perkembangan kesenian di sekolah kami,” ujar Yetti Arika Desiviana.
Yetti juga berharap agar inisiatif serupa dapat diikuti oleh pihak lain sehingga pendidikan seni budaya di sekolah-sekolah Kutim bisa terus berkembang. Menurutnya, dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, generasi muda akan memiliki kesempatan lebih luas untuk mengenal dan mengembangkan kesenian tradisional.
Pesta Karya ke-10 di SMPN 1 Sangatta Utara diisi dengan berbagai pertunjukan seni, termasuk penampilan dari para siswa yang membawakan lagu dan tarian tradisional. Pesta ini menjadi momen spesial bagi sekolah untuk menampilkan bakat seni siswanya dan sekaligus memperlihatkan peran aktif SMPN 1 Sangatta Utara dalam melestarikan budaya lokal.
Dr. Novel Tyty Paembonan berharap agar acara seperti ini bisa terus dilaksanakan dan menjadi agenda rutin bagi sekolah, sebagai ajang unjuk bakat siswa di bidang seni. Baginya, melestarikan seni tradisional adalah langkah penting untuk memperkuat identitas budaya di Kutim dan membangun rasa bangga akan budaya lokal di kalangan generasi muda.
Dengan adanya bantuan alat musik ini, diharapkan siswa SMPN 1 Sangatta Utara dapat lebih aktif dalam kegiatan seni dan budaya, serta memiliki motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. (adv/dprd kutim)
