SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Universitas Mulawarman (Unmul) membuka Program Studi Kedokteran Hewan jenjang Sarjana dan Profesi. Dukungan ini disampaikan dalam rapat dengar pendapat bersama civitas akademika Unmul di Gedung DPRD Kaltim, Senin (4/8/2025).
Rapat dipimpin Sekretaris Komisi IV, M. Darlis Pattalongi, didampingi anggota Fadly Imawan, Syahariah Mas’ud, dan Damayanti. Dalam paparannya, pihak Unmul menegaskan seluruh persyaratan dari Kemendiktisaintek sudah dipenuhi, dan kini tinggal menunggu surat rekomendasi dari DPRD.
“Tenaga kedokteran hewan kita sangat kurang. Banyak UPTD dan Puskeswan tidak memiliki dokter hewan tetap. Unmul sudah penuhi semua syarat, tinggal menunggu rekomendasi,” ujar Darlis.
Fadly menilai prodi ini akan menjawab kebutuhan strategis di sektor kesehatan hewan, ketahanan pangan, dan pelestarian satwa. Damayanti menekankan pentingnya fasilitas pendukung seperti laboratorium, rumah sakit pendidikan, dan kerja sama dengan organisasi profesi. Syahariah menyoroti dampak positif bagi perlindungan satwa endemik Kalimantan.
Komisi IV secara resmi meminta pimpinan DPRD menerbitkan surat rekomendasi sesuai permohonan Rektor Unmul tertanggal 20 Juli 2025, sekaligus mendorong Pemprov memberikan dukungan anggaran, lahan, dan kebijakan pendidikan tinggi.
Unmul menargetkan Prodi Kedokteran Hewan mulai menerima 50 mahasiswa pada tahun ajaran 2026. Program ini menjadi bagian dari strategi menuju status Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) dan kampus kelas dunia berbasis riset hutan hujan tropis. (adv/dprd kaltim)
