SAMARINDA – Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kalimantan Timur kembali mengadakan Diskusi Kelompok Terpumpun dalam Forum Ilmiah Nusantara, yang berlangsung di Hotel FUGO, Samarinda. Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Brida Kaltim, Fitriansyah, didampingi Sekretaris Brida Kaltim, Charmarijaty, Kepala Bidang Sosial dan Pemerintahan, Endang Sugiatik, serta Fungsional Peneliti Yuli Fitrianto.
Forum ini menghadirkan peserta dari berbagai kalangan, termasuk perwakilan perangkat daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, perwakilan perguruan tinggi, serta asosiasi. Mereka berkumpul untuk berdiskusi mengenai tantangan-tantangan yang dihadapi dalam berbagai aspek tata kelola daerah.
Dalam diskusi tersebut, beberapa topik utama yang diangkat mencakup peningkatan institusi pendukung, terutama dalam hal regulasi daerah, transparansi anggaran, dan keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Selain itu, pembahasan juga menyoroti kinerja instansi pemerintah, kualitas pelayanan publik, serta upaya reformasi birokrasi dan pencegahan korupsi.
Aspek administrasi pertanahan, hak kepemilikan, dan pengelolaan lingkungan turut menjadi perhatian dalam forum ini. Selain itu, forum juga membahas pentingnya penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan kebijakan penataan ruang untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
Acara ini diharapkan dapat memberikan masukan strategis bagi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan peran institusi pendukung serta meningkatkan kinerja pelayanan publik di Kalimantan Timur. (adv/diskominfo kaltim)
