Sugiyono Soroti Efektivitas Anggaran Pengendalian Banjir dalam Musrenbang RPJMD Samarinda

SAMARINDA — Anggota DPRD Kaltim, Sugiyono, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Kota Samarinda Tahun 2025–2029 beberapa waktu lalu dengan membawa catatan kritis terkait kondisi aktual Kota Tepian. Terutama soal banjir yang kembali melanda.

Dalam kesempatan tersebut, Ia secara terbuka menyampaikan keprihatinannya terhadap banjir yang kembali merendam sejumlah kawasan di Samarinda. “Di saat kita bicara perencanaan jangka menengah, warga di lapangan sedang berjibaku dengan banjir. Ini harus menjadi perhatian serius,” kata Sugiyono saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Ia juga menyoroti penanganan infrastruktur pengendali banjir, seperti Bendungan Benanga, yang menurutnya belum menunjukkan dampak signifikan meskipun anggaran cukup besar telah dikucurkan.

“Sedimentasi di Benanga sudah sangat tinggi. Anggaran sebesar Rp25 hingga Rp30 miliar sudah digelontorkan, tapi hasilnya belum terlihat. Ini perlu dievaluasi agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran,” tegasnya.

Sugiyono juga mengingatkan pentingnya pemahaman publik bahwa penanganan banjir tidak sepenuhnya berada di bawah kewenangan Pemerintah Kota Samarinda. Ia meminta agar masyarakat tidak terburu-buru menyalahkan pemkot karena banyak infrastruktur yang merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi.

“Di media sosial, yang disorot hanya Samarinda. Padahal beberapa titik penanganan, termasuk hulu aliran air, menjadi tanggung jawab provinsi. Kita perlu edukasi bersama soal ini,” jelas politisi dari Fraksi PDI-P itu. (adv/dprd kaltim)

POPULER
Search