SAMARINDA – Plt Walikota Samarinda Rusmadi Wongso meminta seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Pilkada sebagai pesta rakyat. Sekaligus memilih pemimpin yang dapat memajukan daerah. Juga berharap agar warga tidak termakan kampanye memecah belah.
Ini ia sampaikan saat ditemui di ruang kerjanya di Balaikota lantai 3 pukul 14.00 Wita. Rusmadi mengatakan bahwa setiap pasangan calon yang maju sebaiknya menghindari narasi yang dapat memecah belah masyarakat.
“Narasi putra daerah menurut saya tidak relevan, sudah tidak cocok kita tinggal di Nusantara kita tidak usah bahas tentang putra daerah itu sebuah kemunduran,” ujar Rusmadi.
Pemerintah kota Samarinda juga berupaya menekan angka golput dengan cara sosialisasi, Rusmadi juga selalu meminta kepada masyarakat agar memilih pemimpin dengan mempertimbangkan visi misi yang diusung.
“Dengan sosialisasi, bagi saya dibanyak kesempatan ketika melihat seseorang itu yang dilihat program-programnya dapat membawa kemajuan untuk daerah atau tidak,” terangnya.
Selanjutnya Rusmadi berharap semua pihak dapat mensukseskan Pilkada dengan mengajak semua pihak tidak melakukan kampanye yang dapat memicu perpecahan.
“Jadi justru masyarakat, pemerhati politik, aktivis itu seharusnya menyoroti masalah programnya,” harapnya.
Rusmadi juga menjelaskan bahwa Pilkada merupakan pesta rakyat yang harus disambut dengan suka cita, bukan dengan ujaran kebencian yang dapat memecah persatuan anak bangsa.
“Pilkada ini saya posisikan sebagai pesta yang riang gembira tidak saling menohok satu dengan yang lain apalagi sentimen terkait dengan ras, suku, putra daerah bukan putra daerah itu sudah bukan zamannya lagi,” tutup Rusmadi. (reza/nk/)
