Rekomendasi DPRD Samarinda Terkait Pembangunan Terowongan

yudi

SAMARINDA – DPRD Samarinda memberikan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah Kota Samarinda. Rekomendasi tersebut disampaikan setelah menerima Laporan Akhir Pansus LKPJ Wali Kota Samarinda Tahun 2023.

Salah satu rekomendasi utama adalah perlunya pelebaran jalan di sisi jalan Sultan Alimuddin, mengingat kondisi jalan yang saat ini hanya memiliki lebar 5 meter.

“Kurangnya lebar jalan ini berpotensi menyebabkan kemacetan baru, terutama di sekitar terowongan,” ungkap H.Helmi Abdullah pada Senin (27/5/24).

Selain itu, Helmi juga menyoroti pentingnya sistem pembuangan air (drainase) di dalam terowongan dan sekitarnya, untuk mencegah genangan air atau banjir setelah pembangunan selesai.

“Dengan panjang terowongan mencapai 400 meter, sistem ventilasi udara juga perlu mendapat perhatian serius,” tambahnya.

Helmi juga mengharapkan Pemerintah Kota Samarinda memperhatikan dampak sosial dari pembangunan terowongan, khususnya di daerah jalan Kakap.

“Kami mendorong agar tidak terjadi masalah hukum di kemudian hari, terutama terkait dengan hak kepemilikan tanah warga yang terdampak,” tukasnya.

Rekomendasi ini merupakan upaya DPRD Samarinda untuk memastikan bahwa pembangunan terowongan dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek, termasuk kelancaran lalu lintas, lingkungan, dan dampak sosial bagi masyarakat setempat. (adv/yud/dprd samarinda)

Search