PWNU Kaltim Akhiri Rangkaian Safari Ramadan 2023

Silaturrahim dan konsolidasi bersama PCNU Bontang, merupakan akhir dari rangkaian safari Ramadan PWNU Kaltim di tahun 2023.

BONTANG. Rangkaian safari Ramadan 2023 PWNU Kaltim di 9 Kabupaten dan Kota untuk melakukan penguatan kelembagaan berakhir di Kota Bontang, Selasa 4 April 2023.

Namun sebelumnya, di hari yang sama, rombongan PWNU menggelar silaturrahim dan buka puasa bersama dengan jajaran PCNU Kutai Timur di Masjid Kiswari, Sangatta.

Sedangkan pada pertemuan dengan jajaran PCNU di Bontang dilaksanakan setelah salat Isya dan Tarawih sekitar pukul 10. 15 wita.

Dalam pesan konsolidasi yang disampaikan PWNU Kaltim kepada pengurus PCNU dan warga NU adalah agar institusi NU mulai di tingkat Cabang hingga Ranting harus mampu menjawab dan hadir di setiap persoalan yang dihadapi jama’ah.

Hal tersebut dirasa penting agar NU menjadi organisasi yang kehadirannya memberikan manfaat dan pencerah bagi kegamangan sebagian masyarakat Islam di tengah maraknya paham-paham yang bertolak belakang dengan akidah Islam ahlussunnah wal jamaah.

NU diharapkan lebih memberi manfaat bagi masyarakat. Khususnya dalam hal program keagamaan sebagaimana yang sudah menjadi acuan dan program serta gagasan PBNU dari hasil Muktamar di Lampung.

Silaturrahim dan buka puasa PWNU Kaltim bersama PCNU Kutai Timur di Masjid Kiswari, Sangatta.

“Bagaimana agar PCNU terus melakukan konsolidasi dengan mengedepankan prinsip menjam’iyahkan Jama’ah. Ini dirasa penting agar jam’ah tidak mudah goyah menghadapi maraknya pemahaman keagamaan di luar alur akidah Islam ahlusunnah wal jam’ah sebagaimana yang kita jalani saat ini. Maka tugas pengurus di tingkat cabang hingga ranting bersama lembaga dan banom mampu menterjemahkan dan melaksanakam secara efektif gagasan yg sudah digariskan oleh PBNU,” terang Wakil Ketua PWNU Kaltim, KH. Boechoeri Noer.

Demikian juga kondisi terkini di tahun-tahun politik seperti sekarang ini. Warga NU sangat mudah ‘diperdaya’ untuk kepentingan politik praktis. Namun pada akhirnya, tidak memberi manfaat sama sekali untuk NU untuk menjalankan program-program organisasi.

Sehingga menurut PWNU Kaltim, saatnya mensolidkan semua struktur NU di semua tingkatan, demikian juga Lembaga dan Banom (Badan Otonom) menghadapi tahun politik.

“Kita berharap PCNU tidak terganggu situasi politik. D itahun politik ini kita tetap mengambil peran strategis, namun tidak mengorbankan lembaga NU dalam polemik polarisasi bernuansa politik praktis,” pinta KH Boechoeri.

Sejumlah pengurus PWNU menyertai safari Ramadan teebut diantaranya, Ketua PWNU Kaltim, Fauzi A Bahtar; Wakil Ketua PWNU, KH. Boechoeri Noer dan Prof Masjaya; Sekretaris PWNU, Abubakar Madani; Wakil Sekretaris, Saparun Bakar. Sementara dari Lembaga dan Banom hadir Sekretaris PW GP Ansor Kaltim, Herman A Hasan; Sekretaris Lembaga Perekonomian NU (LPNU), Elyansyah Kasthan; Ketua Lazisnu Kaltim, Guntur. (nk)

POPULER
Search