SAMARINDA – Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik menjadi inspektur upacara dalam Peringatan Hari Pahlawan Nasional, yang dilaksanakan pada 10 November 2024, pukul 07.00 Wita, di Taman Makam Pahlawan, Samarinda.
Setelah melakukan upacara dirangkai dengan menabur bunga sebagai tanda penghormatan kepada pahlawan.
Akmal Malik yang membacakan amanat dari Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, meingatkan bahwa pahlawan tidak hanya sebatas setelah Indonesia berdiri.
“Kami tadi membacakan pesan dari menteri sosial Republik Indonesia satu hal yang sangat teringat adalah pahlawan itu berhenti ketika Indonesia merdeka,” ujar Akmal Malik.
Akmal Malik mengingatkan seluruh masyarakat Kaltim, zaman modern ini yang disebut pahlawan bukanlah yang mengangkat senjata melawan penjajah tetapi yang mampu berinovasi untuk memajukan bangsa.
“Pahlawan sekarang tidak lagi melawan penjajah tetapi bagaimana kita melahirkan inovasi-inovasi untuk pembangunan daerah,” lanjutnya.
Akmal mengungkapkan masyarakat Indonesia yang menciptakan terobosan yang baik bagi pembangunan daerah dan negara layak dikatakan sebagai pahlawan.
“Mereka yang berhasil berinovasi membangun Kaltim dan Indonesia adalah pahlawan pada saat ini,” ungkap Akmal.
Selanjutnya Akmal Malik menyampaikan harapannya yang senada dengan Menteri Sosial RI, agar pemuda mampu menjadi garda terdepan yang mampu melakukan pembangunan daerah dan Indonesia.
“Harapan kita dan tentu harapan menteri sosial akan muncul pahlawan-pahlawan yang akan menjadi pionir pembangunan Kaltim dan Indonesia,” tutup Akmal. (adv/diskominfo kaltim)
