Membahayakan! Pengguna Roda Dua di Jembatan Kembar Kerap Salahi Aturan

Jalur masuk Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar.

SAMARINDA. Jembatan Mahakam IV atau lazim disebut Jembatan Kembar di Kota Samarinda belakangan mendapat sorotan dari warga. Terutama bagi pengguna roda dua yang kerap memasuki jalur pengendara roda empat atau jalur tengah.

Aksi nekat yang kerap dilakukan pengendara roda dua, dengan sengaja memasuki jalur roda empat tentu membahayakan bagi pengemudi lainnya.

Salah satu warga yang ditemui media ini mengeluhkan aksi membahayakan itu. Menurutnya, sering terjadi kecelakaan antara pengendara roda dua dengan pengendara roda empat di jalur tengah itu. Bahkan menurutnya sering terjadi kecelakaan tunggal di kawasan tersebut.

“Kami menemui warga yang kebetulan melanggar lalu lintas di jembatan tersebut. Memang sering lewat jalur tengah, karena akses lebih cepat, jalan tidak berlubang dan median jalan tidak terlalu sempit. Karena agak takut lewat jalur pinggir sering ada yang nyalip,” ujar warga yang enggan menyebutkan namanya.

Terkait persoalan di Jembatan Mahakam IV itu, Kasatlantas Polresta Samarinda, Kompol Creato Sonitehe Gulo ketika dikonfirmasi, mengaku kesulitan menerapkan disiplin warga agar tidak menyalahi aturan di kawasan jembatan kembar tersebut. Dirinya hanya berharap kesadaran bagi pengendara untuk menaati rambu yang tersedia di jembatan itu.

“Kami sekarang tidak bisa berbuat banyak, karena sistem tilang sekarang menggunakan e-tilang. Jadi yang bisa kami bantu hanya berjaga di depan jembatan agar pengendara roda dua tidak melanggar,” ujarnya.

Lanjut Kompol Gulo, pihaknya bisa saja menghadang pengendara roda dua yang memasuki jalur tengah, namun pihaknya khawatir hanya akan dianggap mencari kesalahan masyarakat saja.

“Padahal bisa saja kami berjaga di ujung jembatan seberang, tapi nanti di kira kami cari-cari kesalahan masyarakat. Rambu sudah jelas ada di awal masuk jembatan, jadi tergantung kesadaran masyarakat saja agar selalu menaati peraturan yang ada, dan demi menjaga keselamatan diri kita dan orang di sekitar kita,” pungkasnya. (yd/nk)

POPULER
Search