Komisi IV DPRD Samarinda Mendorong Peningkatan Anggaran untuk Pemberdayaan Anak

Damayanti
ist
Damayanti

SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti, menyoroti perlunya peningkatan anggaran untuk pemberdayaan anak di Kota Samarinda. Dalam upaya untuk memperkuat pemberdayaan anak, anggaran yang dialokasikan telah mengalami peningkatan signifikan dari Rp300 juta menjadi Rp1 miliar untuk tahun 2024 ini. Pada Selasa (28/5/24)

Damayanti menegaskan bahwa semua perencanaan pembangunan harus merujuk pada konsep Kota Layak Anak (KLA). Dengan pendekatan ini, berbagai masalah seperti trotoar yang seringkali mengalami bongkar pasang karena tidak layak bagi anak-anak dapat dihindari.

“Jika semua perencanaan dilakukan dengan berdasarkan konsep KLA, kita dapat mencegah masalah seperti trotoar yang tidak sesuai standar untuk anak-anak. Kota Samarinda telah memperlihatkan hasilnya,” ujar Damayanti.

Selain itu, penerapan konsep KLA dalam pembangunan sekolah juga menjadi fokus utama. Hal ini meliputi peningkatan fasilitas seperti toilet, tangga, dan gedung baru, sehingga dapat menghindari pembangunan yang tidak efektif.

“Ini bukan hanya tanggung jawab pihak eksekutif, tetapi juga tanggung jawab bersama. Kami di DPRD juga berkomitmen untuk saling melengkapi dalam upaya pemberdayaan anak,” katanya.

Damayanti juga menyoroti pentingnya peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak. Menurutnya, peningkatan kualitas diri guru dan fokus pada pendidikan anak berkaitan langsung dengan kesejahteraan mereka.

“Semua pihak harus terlibat dalam upaya ini, dan guru-guru perlu terus meningkatkan kualitas diri mereka,” tutupnya. (adv/yud/dprd samarinda)

Search