SAMARINDA – Rangkaian reses perdana, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Hartono Basuki mengawalinya dengan bertemu masyarakat Desa Argomulyo, Kecamatan Bintang Ara, Kutai Timur.
Reses dihadiri ratusan warga. Mereka sangat antusias menyampaikan berbagai permasalahan yang mereka hadapi, khususnya terkait infrastruktur, air bersih, serta kebutuhan alat pertanian.
Hartono mengungkapkan kebanggaannya atas kesempatan untuk mendengarkan langsung keluhan dan harapan masyarakat.
“Sebagai anggota dewan, saya merasa ini adalah kesempatan yang sangat berharga untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan masyarakat. Saya berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi mereka di DPRD,” ujar Hartono.
Ia juga menekankan bahwa reses bukan hanya sekadar kegiatan formal, melainkan kesempatan untuk benar-benar menyerap dan merespons berbagai permasalahan di masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah masalah diutarakan warga Desa Argomulyo. Keluhan yang paling dominan adalah kerusakan jalan yang parah, yang menyebabkan gangguan serius pada mobilitas warga.
“Jalan-jalan di sekitar sini banyak yang rusak, apalagi saat hujan. Aktivitas kami terganggu, dan ini sudah sangat sulit untuk kami jalani,” ungkap salah seorang warga. Hartono menyampaikan komitmennya untuk membawa masalah tersebut ke dalam pembahasan di DPRD, serta berusaha agar perbaikan jalan bisa segera dilaksanakan.
Tak hanya masalah jalan, warga juga mengeluhkan kurangnya pasokan air bersih dan kesulitan memperoleh pupuk serta alat pertanian yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Hartono berjanji akan menyampaikan hal ini kepada pihak terkait dan mendorong agar kebijakan yang mendukung kesejahteraan petani dan kebutuhan dasar lainnya segera dijalankan.
“Perbaikan jalan akan menjadi salah satu prioritas kami, karena itu sangat berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat. Selain itu, kebutuhan air bersih dan fasilitas pertanian juga harus diperhatikan agar kehidupan masyarakat di sini dapat lebih baik,” kata Hartono.
Hartono pun menegaskan bahwa reses akan menjadi agenda rutin yang akan ia lakukan untuk tetap terhubung dengan masyarakat dan memastikan suara mereka tetap diperjuangkan. (adv/dprd kaltim)
