SAMARINDA. Anggota DPRD Samarinda, Deny Hakim Anwar merespon masih maraknya anak jalanan (anjal) yang beroperasi di sejumlah ruas jalan di Kota Samarinda. Ia berharap penanganan Pemkot bisa lebih efektif.
Deny menanggapi keluhan masyarakat kota Tepian yang merespon terkait masih adanya anjal di beberapa titik di lampu merah Samarinda. Terutama adanya unsur paksaan yang dilakukan oleh mereka untuk mencari atau meminta uang kepada masyarakat, sehingga membuat tidak nyaman. Politisi Gerindra ini pun menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut melaporkan hal ini.
“Respon pengguna jalan tidak bagus, mohon maaf terkadang ada yang mengelap kaca dengan unsur pemaksaan, kalau masih terjadi dilaporkan nanti kami dengan Satpol PP untuk ditindak langsung,” ujar Deny.
Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda ini pun memahami kurang maksimalnya anggaran yang di keluarkan untuk Dinas Sosial, menjadi salah satu faktor anjal di kota Samarinda masih menjamur. Dengan keterbatasan anggaran yang ada, belum dapat memaksimalkan penanganan anjal yang cukup banyak.
“Masalah anggaran kami juga masih memperjuangkan, anggarannya sangat terbatas sekali. Artinya untuk penanganan anjal sekian, anggaran mereka cuman bisa sekian,” sambungnya.
Deny berharap kepada pihak terkait agar efektivitas dapat dilakukan. Walaupun dengan anggaran yang sangat terbatas tetapi dapat menggunakanya dengan maksimal, agar dapat secara efektif menangani anjal di kota Samarinda, sehingga keberadaannya tidak semakin banyak dan meresahkan masyarakat.
“Tapi bagaimana dapat menyiasati (anggaran) agar dapat menutupi semua, yang kita harapkan di sini efektivitas. Dengan anggaran yang ada dapat menutup kegiatan yang ada di Dinas Sosial,” tutup Deny. (rez/adv/dprdsamarinda)
