TENGGARONG. Meningkatnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kukar 2022, rupanya berpengaruh pada anggaran yang diterima Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar. Diperkirakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis tersebut, bakal mendapat kucuran mencapai Rp 210,8 miliar. Naik sekitar Rp 34,7 miliar dibanding tahun 2021.
Nilai tersebut belum termasuk kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat, yang mencapai Rp 52,1 miliar. Sehingga jika ditotal, pagu anggaran untuk infrastruktur jalan yang dikantongi Dinas PU Kukar mencapai Rp 262,9 miliar.
Kabid Bina Marga, Dinas PU Kukar, Restu Irawan, mengatakan, infrastruktur jalan yang menjadi interkoneksi antar kecamatan, masih jadi prioritas untuk dikerjakan oleh pihaknya. Di mana Kukar memiliki 18 kecamatan saat ini, di luar dua kecamatan yang baru saja disahkan Peraturan Daerahnya bersama DPRD Kukar, serta memiliki 193 desa dan 44 kelurahan.
Dengan adanya fokus pengerjaan jalan-jalan tersebut, diharapkan mobilitas barang dan jasa di Kukar bisa lancar. Juga mendukung sektor lain, seperti pendidikan, kesehatan hingga pertanian. Khusus dukungan untuk sektor pertanian, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak).
“Seperti jalan-jalan pendukung pertanian di wilayah Sebulu – Muara Kaman,” ujar Restu, Selasa (18/1/2022).
Jalan poros wilayah hulu Mahakam ikut menjadi perhatian. Sebut saja jalan akses penghubung Kecamatan Kota Bangun, Kenohan, Kembang Janggut hingga Tabang. Di mana di kecamatan-kecamatan tersebut masih ditemukan jalan rusak ringan hingga berat.
Rencananya, jalan sepanjang 39 kilometer bakal ditangani Dinas PU Kukar. Baik jalan kabupaten, maupun jalan yang sifatnya merupakan program milik pemerintah pusat. (nk/adv/diskominfokaltim)
