Seno Aji: Pendidikan Gratis Adalah Kebutuhan Pemuda Kaltim

PARTNER BERDISKUSI: Seno Aji bersama para pemuda Kaltim di acara Speak Up Kandidat.

SAMARINDA – Calon Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menghadiri acara “Speak Up Kandidat” yang diselenggarakan oleh Netfid Kaltim di Sejati Food Court, Jalan Bhayangkara, Samarinda, pada pukul 20.00 WITA. Kegiatan tersebut disponsori Forum Satunusa Kaltim. Acara tersebut berkonsep diskusi interaktif, dipandu oleh moderator dan diisi oleh dua panelis, dengan lebih dari 1.000 pemuda dari berbagai kalangan hadir untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Seno Aji menanggapi berbagai pertanyaan dan keluhan dari pemuda Kaltim, khususnya di sektor pendidikan. Seno menjelaskan bahwa permasalahan pendidikan merupakan salah satu fokus utama dari program yang diusung oleh pasangan calon Rudy Mas’ud dan dirinya.

“Aspirasinya lebih banyak di dunia pendidikan, makanya kami berencana membuat pendidikan gratis,” ujar Seno kepada media usai acara.

Menanggapi isu bahwa pihaknya akan menghapus program beasiswa, Seno menegaskan bahwa beasiswa tidak akan dihapus, melainkan dialihkan untuk pemuda yang ingin melanjutkan pendidikan di luar Kaltim. Sementara itu, pendidikan di Kaltim akan digratiskan sepenuhnya. Ia optimistis program pendidikan gratis ini dapat direalisasikan pada tahun pertama masa jabatannya.

“Pendidikan gratis ini untuk menggantikan beasiswa di dalam daerah, sedangkan dana beasiswa akan kami fokuskan bagi mereka yang ingin berkuliah di luar Kaltim, bahkan luar negeri,” jelas Seno.

Ia menambahkan bahwa pendidikan gratis sangat mungkin dilaksanakan, terutama dengan adanya penambahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ke depan.

“Pendidikan gratis bisa dilakukan karena akan ada peningkatan APBD. Saya yakin itu bisa dijalankan,” lanjut Seno.

Seno juga memastikan bahwa penerapan pendidikan gratis tidak akan mengganggu alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur dan program lainnya, karena semuanya akan berjalan seimbang.

“Kita punya anggaran untuk pendidikan sebesar 20% dari APBD, dan untuk pendidikan gratis, kita hanya butuh sekitar 300 hingga 400 miliar rupiah,” tutupnya. (reza)

POPULER
Search