Pasar Ramadan GOR Segiri Tidak Seramai Tahun Lalu

Suasana Pasar Ramadhan GOR Segiri yang tampak lengang di sore hari, Rabu 27 April 2022. (foto: sur/nk)

SAMARINDA. Halaman GOR Segiri masih menjadi pusat destinasi Wisata Ramadhan, untuk berbelanja makanan berbuka masyarakat Kota Samarinda saat bulan Puasa. Hanya saja kondisi pasar ramadhan tidak seramai tahun-tahun sebelumnya.

Kondisi itu diakui oleh sejumlah pedagang yamg hampir tiap tahun selalu berjualan di tempat tersebut. Pasar yang dikenal dengan dagangan kue khas ramadhan tetap saja diminati masyarakat dengan variasi harga sekitar Rp. 5000 hingga diharga Rp.30.000.

Tetapi pasar Ramadan tahun ini dianggap tidak seramai tahun-tahun sebelumnya oleh para pedagang. Seperti yang di sampaikan oleh Ibu Nur Siah, pedagang makanan dan takjil, Rabu (27/4/2022) kepada media ini. Menurutnya, selain kondisi pembeli yang menurun, ia juga mengeluhkan soal biaya sewa lapak yang dirasa memberatkan.

Ibu Nur Siah, salah seorang pedagang takjil di Pasar Ramadhan GOR Segiri. (foto: sur/nk)

“Kalau biasanya seminggu itu kita bisa sudah balik modal, tapi kalau sekarang agak sulit. Yang berkunjung juga kurang” ujarnya.

Menurt Nur Siah, dengan harga sewa lapak yang awalnya berkisar Rp 1.000.000 kini menjadi Rp 1.300.000, cukup memberatkan masyarakat. Apalagi ditambah dengan kebutuhan-kebutuhan bahan makanan yang naik.

“Seharusnya pemerintah memperhatikan kami sebagai pedagang, apa-apa sekarang serba naik. Ini harga modal (makanan) sudah naik, tapi harga jualnya tidak naik-naik, yang ada kami pedagang bisa merugi” keluhnya.

Dia pun berharap ada perhatian dari pemerintah, khususnya pengelola pasae ramadhan dengan melihat situasi ekomoni masyarakat saar ini. (sur)

POPULER
Search