Membangun Kesadaran Publik: Peran Kearsipan dalam Transparansi dan Akuntabilitas

PENAJAM – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kearsipan, Dinas Perpustakaan Umum dan Kearsipan (Dispusip) Penajam Paser Utara (PPU) gencar melakukan kunjungan ke berbagai instansi. Kepala Bidang Kearsipan, Sulaiman, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk membangun pemahaman bersama tentang nilai dan peran arsip dalam mendukung transparansi serta akuntabilitas di berbagai sektor.

Menurut Sulaiman, kegiatan kunjungan kearsipan telah dilakukan ke Organisasi Perangkat Daerah, kecamatan, dan desa sebagai langkah awal dalam membangun kesadaran akan pentingnya kearsipan. Meski belum mencapai industri, pihaknya memberikan kesempatan untuk mendampingi dan mengawal produk kinerja kelembagaan, bahkan hingga tingkat perseorangan.

Beberapa instansi, seperti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), telah menjalin kerja sama konkret melalui Memorandum of Understanding (MoU). Sulaiman menyoroti kerja sama dengan Bawaslu, yang telah menyerahkan sejumlah arsip, namun meminta penyimpanan karena Dispusip PPU belum memiliki tempat yang memadai.

Dalam konteks ini, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) juga menunjukkan minat untuk melakukan kunjungan kearsipan. Keterlibatan PDAM dianggap strategis, karena informasi dari arsip distribusi air dapat menjadi landasan untuk mengoptimalkan pasokan air bagi masyarakat.

Dengan fokus pada membangun kesadaran publik, upaya Dispusip PPU dalam memperkuat kearsipan di berbagai sektor diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, menciptakan lingkungan yang lebih terbuka dan teratur bagi pengelolaan arsip.

Dengan memahami kebutuhan olahraga yang sesuai dan meningkatkan literasi kesehatan, masyarakat diharapkan dapat menciptakan pola hidup sehat yang berkelanjutan dan bermakna. (nk/adv/dpk kaltim)

POPULER
Search