BALIKPAPAN – Penutupan Training Center (TC) ke III kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kaltim, dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni, pada Jumat malam (1/11/2024) di Le Grande Ballroom, Grand Jatra Hotel Balikpapan. Selanjutnya, Kafilah MTQ Korpri Kaltim siap bertarung di ajang nasional di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang digelar 3-10 November 2024. Peresmian pelepasan kafilah, juga dipimpin langsung oleh Sri Wahyuni, pada waktu yang sama.
Dalam sambutannya, Sri Wahyuni mengapresiasi ketekunan dan persiapan intensif yang dilakukan oleh kafilah pada sesi TC pertama dan terakhir. Hal ini, menunjukan keseriusan semua pihak terkait, dalam upaya menjaga kualitas kafilah Kaltim. Ia mengenang keberhasilan Kaltim sebagai juara umum saat menjadi tuan rumah MTQ Nasional ke-30 sebagai inspirasi dan dorongan untuk mempertahankan reputasi. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan bukti solidnya kerja sama lintas pihak yang perlu dijaga dan menjadi motivasi untuk tampil optimal di MTA KORPRI Tingkat Nasional.
“Ini menunjukkan komitmen kami untuk meningkatkan kualitas kafilah yang akan mewakili Kalimantan Timur di ajang MTG KORPRI Tingkat Nasional ke-VII,” kata Sri Wahyuni. “Tentu kebanggaan itu yang menjadi motivasi agar kita bisa tampil terbaik di MTA KORPRI Tingkat Nasional kali ini,” katanya lagi.
Sri Wahyuni yang juga menjabat Sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kaltim ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara KORPRI dan LPTG dalam pembinaan tilawatil Quran di Kaltim. Menurutnya, MTA KORPRI merupakan bagian penting dari pembinaan yang perlu mendapat perhatian penuh dari LPTA.
Selain memberikan dukungan moral, dirinya jua berpesan kepada kafilah untuk menjaga kesehatan, baik fisik dan mental. Ia menggarisbawahi pentingnya fokus penuh pada kompetisi dan meminta para peserta menjauh sementara dari media sosial serta hal-hal yang bisa mengganggu konsentrasi. “Tinggalkan sementara urusan lain. Utamakan konsentrasi dan doa kepada Allah, serta restu keluarga agar bisa tampil maksimal,” pesannya.
Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, Sri Wahyuni secara resmi melepas kafilah menuju Palangka Raya, berharap para peserta diberikan kelancaran dan mampu membawa pulang hasil yang membanggakan bagi Kaltim. “Semoga seluruh kafilah senantiasa dalam lindungan Allah dan mampu mengharumkan nama Kalimantan Timur di tingkat nasional,” tutupnya.
Optimisme juga disampaikan Wakil Koordinator Kafilah, H. Miftah. Dalam laporannya, ia menyatakan bahwa dengan pelatihan intensif selama tiga kali pada bulan Februari, Mei, dan November, sebanyak 26 kafilah Kaltim yang berasal dari sembilan cabang siap memberikan penampilan terbaiknya. “Kami semua memahami tanggung jawab besar, namun dengan semangat yang telah tertanam selama pelatihan, kami optimis bisa mencapai target lima besar. Mohon doa dan restu dari semua pihak agar kami dapat membawa nama baik Kalimantan Timur,” ujarnya.
Acara pelepasan ini juga dihadiri oleh Kepala BKD Kaltim yang juga Sekretaris Dewan Pengurus Korpri Kaltim, Deni Sutrisno, dan Kepala Biro Kesra Setda Kaltim, Dasmiah, serta jajaran pelatih, panitia dan perwakilan tujuh kabupaten/kota yang turut mendukung persiapan tim. Kafilah Kaltim kini membawa harapan masyarakat untuk mengukir prestasi dan kembali membawa kebanggaan bagi daerah di ajang nasional ini. (adv/diskominfo kaltim)
