BANGKALAN – Jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Pengurus Cabang NU (PCNU) se-Kaltim mengikuti kegiatan Napak Tilas Muassis Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di tiga lokasi bersejarah, yakni Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo; Pondok Pesantren Syaichona Cholil, Bangkalan; serta Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, pada Sabtu (3/1/2026).
Rombongan PWNU Kaltim dipimpin langsung oleh Rais Syuriyah PWNU Kaltim KH Muhammad Ali Cholil, didampingi Ketua Tanfidziyah PWNU Kaltim H. Fauzi A. Bahtar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meneguhkan kembali nilai-nilai perjuangan para muassis NU sekaligus mempererat silaturahmi antarkader dan pengurus NU lintas daerah.
Rais Syuriyah PWNU Kaltim, KH Muhammad Ali Cholil, menjelaskan rangkaian kegiatan napak tilas dimulai dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, sebelum rombongan melanjutkan perjalanan ke Bangkalan.
“Dari Sukorejo Situbondo, rombongan langsung menuju tempat peristirahatan di Kampus Institut Syaichona Cholil di Martajasah. Sebelum Maghrib, kami menuju Masjid Pasarean Syaichona Cholil untuk melaksanakan salat jamak taqdim Maghrib dan Isya,” ujar KH Muhammad Ali Cholil.

Ia melanjutkan, setelah salat, rombongan PWNU Kaltim bersilaturahmi dengan dzurriyah (keturunan) Syaichona Cholil Bangkalan serta PCNU Bangkalan di homestay yang berada di sebelah selatan Masjid Pasarean.
“Usai Isya, dilaksanakan ziarah bersama dzurriyah Bangkalan, PCNU Bangkalan, dan seluruh peserta napak tilas di Masjid Pasarean. Kami membaca tahlil dan Ratib Syaichona Cholil sebagai bentuk tawassul dan penghormatan kepada ulama besar pendiri NU,” jelasnya.
Setelah beristirahat di Kampus Institut Syaichona Cholil Martajasah, rombongan kembali melanjutkan agenda sebelum Subuh dengan menuju Pondok Pesantren Syaichona Cholil Demangan untuk melaksanakan salat Subuh berjamaah.
“Di Demangan, kami mengikuti prosesi penyerahan tongkat dan tasbih yang memiliki makna simbolik sebagai estafet spiritual dan perjuangan ulama,” tambah KH Muhammad Ali Cholil.
Usai prosesi tersebut, rombongan PWNU Kaltim melanjutkan perjalanan menuju Kantor PCNU Surabaya, sebelum melanjutkan agenda napak tilas berikutnya ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.
Kegiatan Napak Tilas Muassis NU ini diharapkan dapat memperkuat spirit ke-NU-an, memperdalam pemahaman sejarah perjuangan ulama, serta menjadi sumber inspirasi bagi pengurus dan warga NU di Kalimantan Timur dalam menjalankan khidmah keumatan dan kebangsaan. (*)
