Miliki Tugas Berat, Kesejahteraan Guru di Samarinda Harus Diperhatikan

istimewa
Ilustrasi guru.

SAMARINDA. Kesejahteraan tenaga pengajar atau guru di kota Samarinda saat ini bisa dikatakan masih sangat jauh dari harapan. Beban tugas yang dikerjakan sangat berat, tetapi hasil yang diperoleh masih belum sesuai yang diharapkan.

Seharusnya, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah bisa lebih memperhatikan lagi kesejahteraan tenaga pengajar. Banyak guru yang telah mengabdikan dirinya di dunia pendidikan lebih dari 10 tahun, tetapi masih belum memperoleh hasil yang layak dalam hal kesejahteraan.

Maswedi, Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, saat ditemui awak media nukaltim.id, Kamis, 23 Juni 2022, mengatakan tenaga pengajar di Samarinda memang harus menjadi prioritas, banyak guru yang telah mengabdi selama belasan tahun tapi masih belum jelas nasib ke depannya seperti apa.

Dia mengungkapkan, seharusnya para tenaga pengajar atau guru yang telah mengabdikan dirinya untuk mendidik anak bangsa lebih diperhatikan lagi oleh pemerintah, baik melalui pengangkatan PNS atau P3K.

“Kebutuhan guru kita harus diprioritaskan, pengangkatan PNS dan P3K harus ditingkatkan, agar kehidupan para guru kita bisa lebih sejahtera”, ucapnya.

Politisi Partai Nasdem tersebut, menjelaskan saat ini dengan tugas guru yang begitu berat perlu diimbangi dengan gaji atau honor yang sesuai. Menurutnya, anggaran pendidikan dari pusat maupun daerah terasa masih sangat kurang, sehingga kebutuhan tenaga pengajar dan pengeluaran gaji guru tidak seimbang.

“Kita prihatin, kebutuhan guru di Samarinda ini sangat banyak, tetapi anggaran untuk honor guru itu masih sangat kurang sekali”, jelasnya.

Maswedi menambahkan, bantuan anggaran atau dana dari pusat dan daerah harus bisa lebih ditingkatkan lagi, pada dasarnya honor guru yang mengajar masih sangat jauh dari cukup. Tetapi ini menjadi peran pemerintah pusat dan daerah, sehingga peran guru bisa lebih dihargai lagi.

“Memang pemerintah harus lebih peka melihat kondisi ini. Jika ada persoalan anggaran, pemerintah harus bisa mengupayakan, sumber anggaran bisa dari berbagai aspek mana saja. Yang terpenting kesejahteraan guru kita bisa lebih diperhatikan lagi”, harapnya. (sur/adv/dprd smd)

Search