DPRD Kaltim Komentar Sulitnya Pupuk untuk Petani

Ananda Emira Moeis. (foto: istimewa)
Ananda Emira Moeis. (foto: istimewa)

SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis menyerap aspirasi petani yang berada di Jalan Tridarma RT 27 Kecamatan Makroman, pukul 21.00 WITA. Ananda Emira Moeis menyampaikan bahwa warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani ini mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan pupuk baik subsidi maupun yang non subsidi. Selain itu banyaknya hal yang administratif membuat pembelian pupuk menjadi makin susah.

“Aspirasi dari masyarakat bahwa susah mendapatkan pupuk, sekarang beli pupuk harus pakai kartu dan harus terdaftar sedangkan masyarakat masih banyak yang belum terdaftar,” ujar Ananda dihadapan awak media.

Selanjutnya ananda meminta perhatian pemerintah terhadap kesulitan para petani, terlebih Kaltim adalah salah satu yang memiliki kedaulatan pangan, Ananda juga menghimbau kepada pejabat berwenang untuk mendata seluruh petani yang ada. Dirinya meminta agar tidak dipersulit dalam mengurus persyaratan administrsi.

“Penjabat gubernur pernah mengatakan bahwa lumbung pangan di Kaltim ingin di maksimalkan. Saya berharap petani-petani kita tolong di inventarisir semuanya, seharusnya petani dalam mendaftar itu di permudah,” terang Ananda.

Politisi PDI-P ini juga mengatakan untuk berjalannya kedaulatan padang di Kaltim maka pemerintah harus merapikan admistrasi yang sering di anggap tidak penting.

“Kalau kedaulatan pangan kita ingin maksimalkan, kita harus persiapkan progresnya dari sekarang kita harus memulai dari hal kecil tetapi dampaknya sangat besar,” pungkasnya. (reza/adv/dprd kaltim)

Search