Diskusi Publik Dorong Peran Perempuan di Politik di Kalimantan Timur

Foto bersama usai dialog Perempuan di Politik garapan Rumah Perempuan dan Anak (RPA) Kaltim beberapa waktu lalu di Samarinda. (foto: istimewa)
Foto bersama usai dialog Perempuan di Politik garapan Rumah Perempuan dan Anak (RPA) Kaltim beberapa waktu lalu di Samarinda. (foto: istimewa)

SAMARINDA – Rumah Perempuan dan Anak Kalimantan Timur menggelar diskusi publik dengan tema “Peningkatan Peran Perempuan dalam Berpartisipasi Politik.” Kegiatan yang digelar, Sabtu 11 November 2023 di Tco coffee Jl Banggeris no 11 Karang Anyar, Sungai Kunjang, Samarinda bertujuan untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam dunia politik, menjadikan mereka tidak hanya sebagai pelengkap, melainkan juga sebagai pelaku yang aktif dan berjuang langsung.

Diskusi ini diinisiasi sebagai langkah persiapan para perempuan yang berkeinginan terjun dalam dunia politik, khususnya menghadapi Pemilu 2024 mendatang. Peserta berasal dari kalangan mahasiswa dan organisasi kepemudaan di Samarinda, menciptakan forum yang beragam dan dinamis.

Ketua Rumah Perempuan dan Anak (RPA) Kalimantan Timur, Yeni Cahya Sukamto, menyampaikan harapannya bahwa hasil dari diskusi ini akan membuka wawasan anak muda terhadap dunia politik. Tujuan utamanya adalah untuk menghilangkan stigma negatif terkait dunia politik, terutama di kalangan perempuan, serta mendorong semakin banyak perempuan yang berminat untuk maju dalam parlemen.

“Kami berharap bahwa anak muda tidak lagi merasa tabu untuk terlibat dalam dunia politik. Melalui diskusi ini, kita ingin menciptakan ruang bagi perempuan untuk lebih aktif dan berani ambil bagian dalam pembentukan kebijakan negara,” ujar Yeni

Diskusi ini menjadi langkah awal dalam memberdayakan perempuan untuk memiliki peran lebih signifikan dalam kehidupan politik. Diharapkan, momentum ini akan melahirkan semangat baru bagi perempuan Kalimantan Timur untuk turut serta berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui jalur politik.

Hadir selaku pembicara pada kegiatan tersebut diantaranya, politisi senayan, Hetifah Sjaifudian dan politisi kota Samarinda, Shania Rizky Amalia. (nk)

Search